Inhaler merupakan salah satu metode utama untuk memberi obat pada asma alergi. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui teknik yang tepat dan benar untuk menggunakan inhaler. Terdapat tiga tipe inhaler yaitu metered dose inhalers, dry powder inhalers, dan soft mist inhalers. Setiap tipe inhaler mempunyai teknik penggunaan yang berbeda.

Metered dose inhaler (MDI)

Sebelum menggunakan metered dose inhaler harus melepaskan mouthpiece cap lalu mengocok inhalernya terlebih dahulu dan pencet canister dengan menggunakan jari telunjuk untuk memastikan obat keluar. Jika ini pertama kali inhaler digunakan atau sudah lama tidak digunakan, prosedur mengocok dan memastikan obat keluar harus dilakukan selama 4 kali.

Dapat dilihat pada kemasan inhalernya untuk instruksi detailnya harus berapa kali diulang. Setelah itu, kocok canister selama 5 detik dan pegang MDI menggunakan jari telunjuk diatas canister dan jempol di bagian bawah inhaler. Napas yang normal lewat mulut dan pasang mouthpiece nya di antara gigi.

Lalu, tutup mulutnya rapat dan pastikan lidah tidak blok pembukaan mouthpiece. Tekan canister dengan jari telunjuk dan diwaktu yang samaan tarik napas yang dalam dan pelan lewat mulut. Setelah obat sudah masuk, harus tahan napas selama 5-10 detik. Dapat mengeluarkan mouthpiece dari mulut sambil tahan napas.

Dry powder inhaler (DPI)

Sebelum menggunakan DPI pastikan mouthpiece cap sudah dilepaskan lalu masukan capsule ke dalam inhalernya. Hembuskan napas secara perlahan dan setelah itu letakan mouthpiece di antara gigi. Mulut ditutup dengan rapat lalu tarik napas yang cepat dan dalam lewat mulut selama 2-3 detik. Keluarkan inhaler dari mulut sambil tahan napas selama 5-10 detik. Setelah tahan nafas, hembuskan nafas secara perlahan.

Soft mist inhaler (SMI)

Sebelum menggunakan SMI harus masukin cartridge ke dalam alatnya sampai terdengar bunyi klik untuk memastikan cartridge sudah masuk sepenuhnya. Jika ini pertama kali menggunakan inhalernya atau belum digunakan lebih dari tiga hari ada beberapa prosedur yang harus dilakukan sebanyak 4 kali. Prosedur yang harus dilakukan adalah inhalernya harus diputar searah jarum jam sampai terdengar bunyi klik lalu buka mouthpiece cap dan arahkan jauh dari wajah dan tekan tombol di samping inhalernya sampai keluar mist.

Untuk mulai menggunakan SMI buka mouthpiece cap dan hembuskan nafas secara perlahan. Letakkan mouthpiece ke dalam mulut lalu tutup mulut rapat dan pastikan tidak menutup air vents. Tarik napas secara perlahan sambil pencet tombol disamping inhalernya lalu tahan nafas selama 10 detik. Setelah itu, keluarkan mouthpiece dari mulut dan hembuskan nafas secara perlahan lalu pasang balik mouthpiece cap.

Instruksi spesifik untuk penggunaan inhaler tergantung pada tipe merek inhalernya. Oleh karena itu, tetap penting untuk membaca dan memperhatikan instruksi yang ada di kemasan inhalernya dan mengikuti anjuran dari dokter.

Salam sehat bermanfaat,

Patricia Budimulia, S. Ked; Rashmeeta, S. Ked

Dr. dr. Stevent Sumantri, DAA, SpPD, K-AI

Referensi:

  1. Sanchis J, Gich I, Pedersen S. Systematic Review of Errors in Inhaler Use: Has Patient Technique Improved Over Time? Chest. 2016;150(2):394-406. Available from: http://dx.doi.org/10.1016/j.chest.2016.03.041
  2. Australia National Asthma Council. Inhaler technique for people with asthma or COPD. Inf Pap Heal Prof [Internet]. 2018;1-16. Available from: https://assets.nationalasthma.org.au/resources/Inhaler-Technique-info-paper-20180607-web.pdf
  3. Murphy A. Asthma: How to help patients optimise their inhaler technique. J Pharm. 2016;297(7891). doi: 10.1211/PJ.2016.20201442