Apakah Sindrom Sjogren itu?

Sindrom Sjögren merupakan penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Sindrom Sjögren menyerang kelenjar air mata dan kelenjar ludah sehingga menyebabkan gejala seperti mata kering dan mulut kering. Kondisi ini dapat terjadi pada semua kelompok usia, tetapi gejala biasanya muncul pada usia antara 45 hingga 55 tahun. Penyakit ini dapat terjadi dengan sendirinya atau pada individu yang memiliki kondisi autoimun seperti lupus, artritis reumatik atau skleroderma. Kondisi autoimun ini cenderung terjadi pada wanita dengan perbandingan wanita dan laki-laki sekitar 9 : 1. 1–3

Apa yang terjadi pada Sindrom Sjogren?

Pada Sindrom Sjögren, sistem kekebalan tubuh mengenali jaringan tertentu dalam tubuh, terutama kelenjar yang memproduksi air mata dan air liur, sebagai “benda asing” dan menyerangnya sehingga menyebabkan peradangan dan kerusakan jaringan. Gejala klasik pada Sindrom Sjögren adalah perasaan kering pada mulut akibat dari penurunan produksi air liur dan perasaan mata yang kering akibat dari penurunan produksi dari air mata. Gejala lain yang dapat timbul antara lain, kulit kering, ruam, nyeri otot, dan kelelahan. 2,4

Mata dan mulut yang kering merupakan gejala utama dari Sindrom Sjogren

Bagaimana cara menjaga kelembapan mata?

Untuk kondisi mata yang kering, dapat menggunakan terapi simtomatik. Tetes mata air mata buatan dapat digunakan untuk mengobati mata kering tersebut. Bagi individu yang merasakan rasa terbakar atau gatal akibat sensitif terhadap pengawet dalam air mata buatan, alternatif lain yang dapat dilakukan adalah dengan penggunaan tetes mata pelembab yang bebas pengawet. Mengurangi lama penggunaan mata di ruangan dengan AC juga dapat membantu mencegah mata menjadi kering. Selain itu, menjaga kelembaban udara dengan penggunaan alat pelembab udara di ruangan tidak hanya mencegah kondisi mata yang kering, tetapi juga dapat mencegah mulut dan hidung menjadi kering.2,5

Bagaimana cara menjaga kelembapan mulut?

Untuk kondisi mulut kering, kebersihan mulut penting untuk diperhatikan. Mengkonsumsi air secara lebih sering dapat menjadi salah satu cara mencegah mulut kering yang mudah dan efektif. Air tersebut tidak harus ditelan, membilas mulut dan berkumur dengan air sudah dapat membantu mencegah mulut kering.2,6 Selain itu, pembersihan mulut dapat dilakukan juga dengan pengganti air liur buatan. Jika masih merokok, penderita sindrom ini dianjurkan untuk menghentikan merokok.7 Penderita juga dapat menghisap permen atau pelega tenggorokan tanpa gula dan mengunyah permen karet bebas gula karena dapat merangsang produksi air liur sehingga dapat mencegah rasa kering pada mulut.2,6

Bagaimana cara menjaga kelembapan kulit

Penderita Sindrom Sjögren dapat memiliki keluhan kering di daerah lain, seperti pada bibir dan kulit. Penggunaan petroleum jelly dan lip balm dapat membantu melembabkan bibir kering. Kondisi kulit yang kering dapat dicegah dengan penggunaan krim atau pelembab seperti losion yang dioleskan pada pagi hari, setelah mandi, dan menjelang tidur.2 Dianjurkan juga untuk menutupi kulit saat berada di matahari misalnya dengan mengenakan celana panjang, lengan panjang dan topi serta menggunakan sunscreen atau tabir surya dengan angka SPF minimal 30.7

Jika seorang penderita sindrom Sjögren belum dapat mengatasi kondisi kering pada mata, mulut dan kulit dengan sendirinya, maka dapat melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan terapi lanjutan yang sesuai. 

Salam sehat bermanfaat,

Gabriella Rumayauw, S. Ked; Rashmeeta, S. Ked

Dr. dr. Stevent Sumantri, DAA, SpPD, K-AI

Referensi

  1. Stefanski A, Tomiak C, Pleyer U, Dietrich T, Burmester GR, Dörner T. The Diagnosis and Treatment of Sjögren ’ s Syndrome. 2017;
  2. Baer AN. Patient education: Sjögren’s syndrome (Beyond the Basics). UpToDate [Internet]. 2020; Available from: https://www.uptodate.com/contents/sjogrens-syndrome-beyond-the-basics#H1
  3. Carsons SE, Patel BC. Sjogren Syndrome [Internet]. StatPealrs. 2020. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK431049/#:~:text=4%5D%5B5%5D-,Epidemiology,million adults have Sjögren’s syndrome.
  4. Yuliasih. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. 6th ed. Jakarta: Interna Publishing; 2014. 3160-3166 p.
  5. Tip of the Month – Could a Humidifier Work for You? [Internet]. The Sjögren’s Society of Canada. 2017. Available from: http://sjogrenscanada.org/tip-of-the-month-2/#:~:text=Adding cool mist humidity to,with mouth and nose dryness.
  6. Kang S. Fitzpatrick’s dermatology. New York: McGraw-Hill Education; 2019. 
  7. Self-Care for Sjögren’s Syndrome [Internet]. Self-Care for Sjögren’s Syndrome | Michigan Medicine. Available from: https://www.uofmhealth.org/health-library/abk7597